0

Happiness in Diversity

life means finding happiness, it's the only reason. but face it, life is like a crossroads. just because the other take a different path, doesn't mean they're wrong although they have the same purpose, right?

seorang sahabat pernah menampar gue dengan kata-kata itu.

walaupun tujuan kita sama, belum tentu cara yang kita ambil sama. just like a labyrinth, confusing but we are guided to the same destination. happiness.

happiness. kebahagian.
itu sebuah kata yang relatif. orang bisa mengartikan kebahagian dari sudut pandang mereka masing-masing. uang, tahta, kekuasaan, wanita, bahkan secuil remah roti pun bisa menjadi kebahagiaan. tergantung bagaimana orang tersebut mengartikan 'kebahagiaan'.

happiness. kebahagian.
itu sebuah kata yang relatif. bukan cuma arti, tapi juga cara meraihnya. itulah yang membedakan jalan kehidupan setiap orang. bagaimana cara mereka meraih sebuah tujuan. jalan pintas, jalan terjal, atau jalan yang dipakai orang kebanyakan, atau bahkan mereka bisa membuka jalan baru.

kadang orang tidak sadar bahwa jalan menuju kebahagiaan itu penuh dengan cabang. mereka mencemooh orang yang tidak sama dengan mereka. hanya karena mereka mengambil jalan yang berbeda, bukan berarti mereka salah 'kan?
seharusnya itu yang ada di benak mereka. seharusnya...
tapi paradigma bahwa perbedaan adalah hal tabu masih sulit diubah dalam diri banyak orang-orang yang menganggap 'satu tujuan, satu jalan'.

padahal seseorang pernah bilang,

"terima kasih, Tuhan, kami hidup dalam keberagaman, bukan keseragaman"

inti dari hidup ini adalah bagaimana kita mencari kebahagian dengan menghargai orang yang mengambil jalan berbeda dengan jalan kita. because your path is NOT their path. memaksakannya cuma bikin sakit hati.
0

Likes and Dislikes

ada yang nanya sama gue "what thing do you like the most in this world?"

hmmm... it's a difficult question because i like a lot of things
such as :
  • double scoops of vanilla ice cream
  • chocolate bar
  • being crazy with my best pals
  • doing nothing all day long
  • rainy day
  • gentle breeze in afternoon
  • sunrise in the morning
  • knowing that i have a perfect family
  • hanging around with someone i like
  • being alone (sometimes)
  • sport, especially martial arts and athletics
  • honesty
  • playing my mp3 player with maximum volume
  • realizing how perfect my life is
but i have something i don't like either
i don't like :
  • smoke, cigarette, and something like that
  • darkness
  • ghost story
  • waiting
  • goat smell
  • bugs
  • pink color
  • anything which taste like strawberry
  • when someone want to say something but then they say "NGGAK JADI"
  • manipulator
  • fake smile and someone who act like spoiled-princess
well...
nothing's perfect, right? but i love my unperfect life. i love my 'unperfect' self. and i love the way it goes.

and quote of the day "sometime we need something unperfect to make things perfect"
0

Falling Down

gue ranking 11...

hmm...

bukan hasil yang memuaskan. yeeeeeeeep.

i was dumped from the big 10!!! bayangin aja yaaaaa.... bikin malu aja deeeeeh. seumur-umur gue sekolah, belom pernah tuh gue keluar dari 10 besar. gilaaaaaa...

tapi nggak tau kenapa, semua udah gue prediksi. gue udah nyadar bakalan begini akhirnya ngeliat nilai-nilai gue yang anjlok to the max di semester dua. aaaarrrrrggggghhhh... kenapa bisa begizuuuh??

apa gara-gara taekwondo? gara-gara gue latian terus sampe lupa belajar? ato gara-gara insiden X?

hmm...do NOT blame anybody for your OWN fault, Sasthi Nandani...

ckck, bukan hasil yang cukup memuaskan buat nyenengin orangtua gue...
jelas laaaaahhhh...

nggak ngerti deh gimana akhirnya nanti... kayaknya ungkapan 'tomorrow is better than today' nggak berlaku buat gue hahahahaha. malah cenderung 'tomorrow comes worst than today'...

well... sekarang gue harus berusaha. yeeeep
berusaha mengumpulkan harga diri gue yang tercecer hahahahahahahahaha
enggak lah, gue harus berusaha berdiri lagi..
yeep, with my own feet, with my own hand, with my own power, with my EVERYTHING

hmm...
and quote of the day "when some days nothing goes right, just smile hahahahaha"
0

The Blind Side, Michael Oher, and Charge of the Light Brigade

tau film 'The Blind Side'? tau dong pastiii..

film yang dibintangin Sandra Bullock dan film itu bikin si pemeran Leigh Anne itu jadi pemenang Oscar lalu. pasti taulaaaah...

mungkin tau, tapi belom nonton...
film ini WAJIB ditonton. MESTI, HARUS!

kenapa? karena film ini banyak banget pesan moralnya. dan yang bikin gue makin nggak percaya, film ini based on true story.
yeeeep, Michael Oher di film ini ada di dunia nyata dan main di klub Baltimore Ravens, juga baru diberi penghargaan NFL di tahun 2009.

The Blind Side bercerita tentang Michael Oher, anak dari wanita yang punya banyak anak. sampe suatu saat si Michael Oher ini akhirnya hidup terlunta-lunta hanya dengan sepotong baju dan celana pendek. akhirnya dia ditemuin sama pasangan Tuohy. Michael Oher ini dikenalkan sama football oleh pasangan itu.

gue salut sama tokoh si Leigh Anne Tuohy di film ini. gimana dia diejek temen-temennya yang rasis karena si Michael Oher ini kulit hitam dan - basically - orang kulit putih nganggep orang kulit hitam itu sebangsa pencuri dan kawan-kawannya.
juga gue ngerasa amazed sama tokoh Michael Oher di mana dia punya nilai yang rendah banget buat IQ-nya tapi dia dapet poin 99% dalam hal 'insting untung melindungi'. si Michael Oher ini ngebuktiin 'insting untuk melindungi'-nya waktu mobilnya kecelakaan dan dia langsung ngelindungin SJ - anaknya Leigh Anne - tanpa sadar kalo dia sendiri luka parah.

walopun biasanya gue nggak tertarik sama film bergenre drama tapi beda sama The Blind Side ini.
satu scene yang bikin gue mikir tentang kehidupan adalah scene dimana si Michael Oher harus nulis esai buat ngatrol nilainya. ini yang dia tulis...

Courage is a hard thing to figure. You can have courage based on a dumb idea or a mistake, but you are not supposed to question adults or your coach or your teacher. Because they make the rules. Maybe they know the best or maybe they don’t. It all depends on who you are and where they come from. Didn’t at least the six hundred guys think of giving up and joining with the other side. I mean The Valley Of Death! That’s pretty salty stuff. That’s why courage is tricky, should you always do what others tell you to do. Sometimes you might not even know why you do something. I mean any fool can have courage. But honour, that’s the real reason you do something or you don’t. It’s who you are and maybe who you want to be. If you die trying for something important then you have both honour and courage and that’s pretty good. I think that’s what the writer was saying, that you should hope for courage and try for honour and maybe even pray that the people telling you what to do have some too
~Michael Oher

esai yang dia tulis ini diilhami sama Mr. Tuohy yang bantuin si Michael karena dia nggak ngerti apa yang harus dia tulis. Mr Tuohy pun ngebacain puisi yang judulnya Charge of Light Brigade by Alfred Lord Tennyson yang bunyinya..

Half a league, half a league,
Half a league onward,
All in the valley of Death
Rode the six hundred.
`Forward, the Light Brigade!
Charge for the guns!' he said:
Into the valley of Death
Rode the six hundred.

`Forward, the Light Brigade!'
Was there a man dismay'd?
Not tho' the soldier knew
ome one had blunder'd:
Their's not to make reply,
Their's not to reason why,
Their's but to do and die:
Into the valley of Death
Rode the six hundred.

Cannon to right of them,
Cannon to left of them,
Cannon in front of them
Volley'd and thunder'd;
Storm'd at with shot and shell,
Boldly they rode and well,
Into the jaws of Death,
Into the mouth of Hell
Rode the six hundred.

Flash'd all their sabres bare,
Flash'd as they turn'd in air
Sabring the gunners there,
Charging an army, while
All the world wonder'd:
Plunged in the battery-smoke
Right thro' the line they broke;
Cossack and Russian
Reel'd from the sabre-stroke
Shatter'd and sunder'd.
Then they rode back, but not
Not the six hundred.

Cannon to right of them,
Cannon to left of them,
Cannon behind them
Volley'd and thunder'd;
Storm'd at with shot and shell,
While horse and hero fell,
They that had fought so well
Came thro' the jaws of Death,
Back from the mouth of Hell,
All that was left of them,
Left of six hundred.

When can their glory fade?
O the wild charge they made!
All the world wonder'd.
Honour the charge they made!
Honour the Light Brigade,
Noble six hundred!

Charge of the Light Brigade
Alfred Lord Tennyson


tadinya gue nggak ngerti apa maksud dari puisi itu. karena penasaran, gue buka tante wiki dan nemuin beberapa hal tentang Charge of the Light Brigade. walopun gue masih nggak begitu ngeh tapi begini kurang lebih maksudnya...

Although Tennyson's subject is the nobleness of supporting one's country, and the poem's tone and hoofbeat cadences are rousing, it pulls no punches about the horror of war: "cannon to right of them, cannon to left of them, cannon in front of them, volley'd and thunder'd". With "into the valley of Death" Tennyson works in resonance with "the valley of the shadow of Death" from Psalm 23; then and now, it is often read at funerals. Tennyson's Crimea does not offer the abstract tranquil death of the psalm but is instead predatory and menacing: "into the jaws of Death" and "into the mouth of Hell". The alliterative "Storm'd at with shot and shell" echoes the whistling of ball as the cavalry charge through it. After the fury of the charge, the final notes are gentle, reflective and laden with sorrow: "Then they rode back, but not the six hundred".
sumber: en.wikipedia.com



and quote of the day, "something that was built with blood, will end with blood too"
0

Kenapa

oke, gue boong. gue nggak bakal ngejelasin tentang insiden X sesuai dengan janji gue di entri sebelumnya. hmm...maybe next time.
soalnya gue lagi galau nih. yaaaahhh...sebenernya bukan gue yang lagi galau, but my friend does.

yeeeep.

gue yakin semua orang tau ungkapan 'dunia itu berputar seperti roda, kadang di atas kadang di bawah'. tapi gue nggak yakin semua orang ngerti maksudnya. well...mungkin ngerti, tapi nggak bener-bener memaknai artinya.

gue pernah di bawah, di bagian terbawah roda malahan. gue depresi...yeeeep, gue depresi hahahahahahaha. tapi gue yakin, suatu saat gue pasti di atas asal gue usaha.

temen gue galau soalnya dia ngerasa lagi di bawah banget. dan dia marah. yeeep, dia marah tapi gue nggak ngerti marah sama siapa. sama dirinya sendiri? sama Tuhan? apa dia mempertanyakan keadilan Tuhan?

hmm... gue ngerti gimana rasanya kegagalan dateng bertubi-tubi. gue juga pernah ngalamin, sering malah. lebih sering dari temen gue yang satu ini. temen gue ini emang setrong banget, hampir nggak pernah kalah seinget gue. gue ngerti gimana rasanya jatoh saat harapan kita udah tinggi setinggi-tingginya.

dan dia mempertanyakan 'kenapa gue bisa gagal sementara usaha gue udah SANGAT melebihi yang lain?', 'kenapa gue bisa gagal sementara gue-lah orang yang bikin semuanya mau berusaha sekeras gue?', 'kenapa ini terjadi sama gue?'...

yeeep, gue tau dia bukan manusia setengah dewa. gue tau dia kecewa, gue tau dia malu. but face it, nothing will change if you just feeling regret and trying to run. apalagi dia berjanji dia nggak mau berusaha lagi, dia mau ngelupain semua yang udah dia usahain selama ini.

hell-ooooooooo......... lari cuma bikin lu tambah depresi!

gimana kalo dia jadi gue? mungkin udah gantung diri kali ya?
gue nggak lahir dengan bakat dan semangat kayak yang dia punya dan gue jatoh lebih sering daripada dia. apa dia nggak inget pas gue jadi stranger sendiri di antara yang lain? pas gue bener-bener jatoh melesak ke dalem bumi sedangkan yang lain udah terbang ke mana tau?
gimana kalo dia jadi gue?

gue nggak nyebut kalo gue lebih baik dari dia. enggak. big no no.
gue juga kecewa, gue juga malu, karena gue juga bukan manusia setengah dewa. tapi gue nggak pernah mempertanyakan keadilan Tuhan buat hal yang satu ini. gue nggak pernah bilang 'kenapa gue harus kalah?', gue juga nggak pernah menanyakan 'kenapa' sama Tuhan saat gue jatoh.

karena gue juga nggak pernah nanya 'kenapa' sama Tuhan saat gue berhasil.
gue nggak pernah bilang 'kenapa gue menang?', 'kenapa Tuhan bikin gue sukses?'. karena itu, gue nggak pernah ngerasa pantes buat nanya 'kenapa' sama Tuhan saat gue jatoh.
gue nggak mau jadi orang yang mempertanyakan Tuhan.

temen gue rajin shalat, lebih rajin daripada gue. dia lebih semangat, dia JAUH lebih keras usahanya dari gue. tapi kenapa malah gue yang dikasi kesempatan dan bukan dia? gue nggak tau dan nggak mau tau alasannya. karena Tuhan tahu tapi menunggu.
gue yakin Tuhan udah punya rencana buat temen gue yang satu ini. dan gue yakin, rencana-Nya pasti yang terbaik buat temen gue.

hmmm...yang bisa gue lakuin sekarang cuma berusaha jadi pager buat temen gue, supaya dia nggak ngelakuin hal-hal aneh. soalnya gue tau, orang depresi emang suka lupa diri.
but, hey, fellas. i hope you'll come back soon =)
Back to Top